Penyelesaian : potong kue mendatar 3 bagian, beri olesan, susun kembali dan hias seluruh permukaan kue, lapisi pinggiran kue dengan irisan lapis legit atau potongan cokelat masak dan hias dengan buah segar. Dengan mengangkat cerita tentang coyotito, seorang pencari ikan yang hidup dalam kemiskinan. Potong menurut selera, bisa untuk : 16 potong The pearl adalah sebuah karya sastra karya dari john steinbeck.

*Setting : di lahan pertanian, semua rakyat sedang menanam padi* Rakyat 1 : Andaaaiiikaaan arek arek Suroboyo bisa makmur ! Bung Tomo : tenang saja bu, disini rakyat Surabaya pasti bisa untuk mengusir penjajah..

Rakyat 1 : Benar benar keterlaluan sekutu datang lagi !! Adegan 3 Narrator : Sore hari menjelang malam, Bung Tomo sedang beristirahat di ruang tamu sambil mendengar berita dari radio.. Adegan 4 Narator : setelah mengumpulkan arek-arek Surabaya dan merencanakan strategi di alun-alun untuk perlawanan ditengah malam nanti, Bung Tomo menyiapkan perlengkapan tempur dirumah Ktut Tantri.

Sebuah kejadian yang tak terduga mengubah hidupnya dari orang miskin yang telah mengubur harapan dan angan untuk hidup mewah.

Harapan dan angan yang terkubur menjadi topik penting yang harus diungkap dari cerita ini, harapan dan angan coyotito muncul ketika ia mendapatkan sebuah mutiara besar.

Akan tetapi angan dan harapan coyotito redup secara perlahan bebarengan dengan jalan cerita hingga akhirnya tak ada yang dapat dia harapkan lagi dari mutiara tersebut saat anaknya mati.

Dari alur cerita di atas ada sebuah misteri yang belum terpecahkan tentang pergelutan hati coyotito.

Tak ada keraguan dalam dirinya hingga dia menemukan sebuah mutiara besar yang sangat langka.

Coyotito membawa pulang mutiara tersebut, dan disepanjang perjalanan diapun mulai berimajinasai apa yang dapat dia beli dengan uang sisa membayar doktor.

Sebelum dimulai, Bung Tomo berpidato terlebih dahulu agar memberikan semangat keseluruk arek-arek suroboyo. Narrator : Terlihat istri AWS Mallaby menangis deras, dan mayat AWS Mallaby akan dipulangkan ke Inggris. Adegan 5 Narrator : Beberapa hari kemudian…, sekutu masih menetap di Surabaya tetapi tidak melanjutkan perlawanan karena masih sedih ditinggal oleh AWS Mallaby. Tak terasa kurang dari dua minggu lagi pertempuran besar akan dimulai. Siapkan peralataan tempur kita dan kumpulkan arek-arek Surabaya sekarang ! Bung Tomo : ( pidato ) Kita sebagai rakyat Surabaya harus mampu ! Dalam waktu yang tidak lama sekitar 2 minggu bung tomo sering berpidato didepan arek-arek suroboyo agar mereka semua semangat membela tanah lahir mereka. Naarator : Di pertempuran ini istri bung tomo juga terlibat, yang paling mengesankan adalah Ktut tantri yang tak henti-henti membela Surabaya dari kekuatan asing. Adegan 8 Narrator : tak terasa kurang lebih dua minggu, perlawanan mulai mereda.